Kesehatan - Konsultasi Kesehatan

Melatih Bayi Mengonsumsi Makanan Padat

Saya seorang ibu dengan putra yang lahir dengan bantuan vakum pada Januari lalu dengan BB 2,8 kg dan PB 48 cm. Sejak ia lahir saya sangat berhati-hati dengan kondisinya yang menurut dokter anak saat itu bisa mengalami "kuning". Tapi alhamdulillah setelah menuruti saran dari dokter hal yang dikhawatirkan tidak terjadi.

Saya hanya bisa memberi ASI sampai 2 bulan, itu pun diselingi dengan susu formula karena ASI saya sedikit sekali keluarnya. Saat itu saya harus menjalani penjahitan ulang dan diopname selama seminggu sehingga harus mengonsumsi obat-obatan yang akhirnya ASI pun tidak keluar lagi.

Ia sering mengalami diare (sampai pernah 7 kali sehari dan setelah dibawa ke laboratorium ternyata positifjamur). Sekarang saya mengganti susunya dengan susu khusus atas anjuran dokter anak dan alhamdulillah BAB-nya normal. Yang saya ingin tanyakan adalah berapakah berat dan tinggi badan normal anak laki-laki yang seusia dengannya? Apa yang harus saya lakukan untuk anak saya yang susah menelan makanan kasar atau terlalu kental (selalu inginmuntah)? Sepengetahuan saya seharusnya anak usia ini sudah diberi makan nasi tim saring. Bagaimana membuat nasi tim saring yang higienis dan memenuhi nilai gizi yang tinggi berikut contoh menunya.

Arie - via email

Pada usia 7 bulan idealnya bayi lelaki mempunyai PB 69-70 cm dengan BB ideal 7,8 ­ 9,4 kg. Pada usia tersebut umumnya bayi baru belajar mengunyah. Oleh sebab itu perlu distimulasi dengan berbagai makanan kasar agar terampil mengunyah berbagai jenis tekstur makanan sampai dapat ditelan dengan sempurna.

Sementara mempelajari cara mengonsumsi makanan kasar tersebut, bayi terkadang muntah karena makanan yang dikonsumsi belum sempurna terkunyah akibatnya masih terlalu kasar untuk ditelan. Jadi tetaplah melatih putra Ibu mengonsumsi makanan padat dengan jenis dan rasa yang bervariasi agar tidak bosan. Untuk membuat bubur saring yang higienis, silakan membacanya dari buku-buku resep makanan bayi dan balita yang dijual di toko-toko buku.

Views : 3169


blog comments powered by Disqus

Artikel Lainnya

Back to top