Kesehatan - Umum

Terbaru untuk Gigi (1)

Pemutih Gigi

Foto: Romy Palar

Perawatan gigi tak cuma tambal dan cabut, lho. Kini, Anda bisa mempercantik diri, menghilangkan rasa sakit, hingga menyembuhkan migrain di dokter gigi.

Putih Dalam Satu Jam

“Senyum seseorang biasanya akan lebih lebar dan cerah jika giginya putih sebab dia lebih percaya diri,” seloroh drg. Henny Susanty , Chief Smile Expert di SmileXpress Teeth Whitening Studio, Plaza Indonesia. Bukan tanpa alasan Henny mengatakan hal tersebut. Menurut penelitian American Academy of Cosmetic Dentistry, 99,7 persen orang dewasa percaya bahwa senyum adalah aset terpenting dalam pergaulan dan 96 persen orang dewasa berpendapat bahwa senyum menawan dapat menambah daya pikat. Maka, tak heran jika banyak orang rela merogoh kocek lebih dalam untuk memutihkan deretan giginya. Sayangnya, kebanyakan orang berpikir dua kali untuk melakukan prosedur ini karena prosesnya yang lama dan tak tahan dengan ngilu yang biasanya terjadi pasca pemutihan gigi. Di SmileXpress sendiri, pemutihan gigi dilakukan dengan metode dan alat terbaru yang dilakukan hanya dalam waktu satu jam.

Henny menjelaskan, sebelum perawatan, pasien akan diwawancarai seputar kondisi giginya. Di antaranya, apakah giginya sensitif dan mengidap gaging reflex . Lalu, warna gigi pasien akan dicocokkan dengan tooth shade chart . Warna yang sesuai akan difoto bersama dengan gigi Anda sebagai patokan. Pasien juga diwajibkan memakai goggles untuk mencegah kerusakan mata. Gigi pasien juga dibersihkan terlebih dulu dengan polishing sand  dan permukaan gigi dan gingiva -nya dikeringkan. Selanjutnya, dokter akan mengaplikasikan gingiva protection gel  dan menyinarinya dengan curing light  selama 20-30 detik supaya gel mengeras dan gingiva  terlindungi.

Sesudah Putih

Sesudah pemutihan gigi. (Foto: Romy Palar/NOVA)

Setelahnya, cheek rectrator dipasangkan ke mulut pasien supaya mulut terbuka sepenuhnya dan prosedur pemutihan bisa dilakukan dengan sempurna. Gigi lalu diolesi gel pemutih dan dilaser selama sepuluh menit. Penyinaran gigi dengan laser ini biasanya dilakukan 3 – 4 kali, tergantung warna gigi pasien dan tingkat keputihan yang diinginkan. Di setiap jeda penyinaran dengan laser, cairan di mulut disedot terlelebih dulu dan gel pemutih diaplikasikan kembali. Sesudah prosedur pemutihan gigi, pasien biasanya akan merasakan ngilu namun dalam skala kecil dan hilang dalam 1 – 2 hari.

Lantas berapa lama hasil pemutihan gigi akan bertahan? “Pemutihan gigi dengan metode dan alat ini dapat bertahan hingga 2 – 3 tahun,” ujar urai lulusan terbaik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti di tahun 2002 ini. Syaratnya, pasien harus menghindari konsumsi berlebihan teh, kopi, wine , atau rokok. Pasien juga dianjurkan untuk menghindari teh, kopi, wine , atau rokok minimal dua hari hingga seminggu setelah perawatan. Tapi, jangan khawatir jika gigi kembali berubah warna. “Bisa diperbaiki dengan maintenance  setiap 4-6 bulan,” tambah Henny.

Henny menegaskan bahwa warna gigi setiap orang pasca pemutihan gigi pasti berbeda-beda. “Beberapa jenis gigi memutih secara dramatis hanya dalam beberapa hari, sementara jenis gigi lain mungkin membutuhkan beberapa minggu. Gigi kuning lebih mudah diputihkan daripada gigi abu-abu, dan gigi berwarna akibat tetracycline  (antibiotik) akan lebih sulit diputihkan,” jelas Henny. Kecuali ibu hamil dan menyusui, pemutihan gigi dengan metode ini bisa dilakukan siapa saja asalkan sudah berusia 16 tahun ke atas. “Semakin muda usia gigi, akan semakin cemerlang hasilnya,” ujar Henny sambil tersenyum.

Astrid Isnawati / bersambung

Views : 2171


blog comments powered by Disqus

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Back to top