Kesehatan - Wanita

Cara Tepat Tentukan Usia Janin

Saya (21) sedang hamil anak pertama. Sebelum hamil berat saya 44 kg dan setelah hamil 51,5 kg. Tiap bulan saya selalu memeriksakan kehamilan, makan makanan yang bergizi maupun vitamin yang diberikan dokter. Tapi saya jadi ragu mengenai usia kandungan karena saat hamil muda saya sibuk kuliah. Perkiraan haid terakhir saya berbeda 1 bulan dengan perhitungan dokter berdasarkan hasil USG. Jika perkiraan saya yang benar, maka dengan berat 930 gram saat kehamilan berusia 7 bulan, menurut dokter bayi saya kecil. Selain itu bayi saya katanya sungsang.

Yang ingin saya tanyakan, apakah pemeriksaan USG benar-benar dapat diandalkan untuk menentukan usia kandungan dengan tepat? Apa yang menyebabkan bayi kecil? Apakah keputihan berpengaruh pada perkembangan janin? (dalam hal ini keputihan yang menimbulkan gatal?) Apakah letak bayi yang sungsang dapat normal kembali dengan cara diurut atau senam hamil? Berbahayakan jika perut diurut untuk menormalkan letak bayi dalam rahim?

Mike -  Riau

Sampai saat ini penentuan usia janin yang paling tepat hanyalah bila pembuahan dilakukan dengan bayi tabung. Pemeriksaan USG untuk penentuan usia kehamilan paling akurat bila dilakukan di bawah 12 minggu. Yakni mengukur panjang kepala bokong (crump rump length/CRL) dengan kesalahan penentuan usia kehamilan sekitar 3­4 hari. Antara usia 12­24 minggu, penentuannya berdasarkan DBP (diameter biparietal kepala janin) dan panjang tulang paha/femur dengan kesalahan sekitar 1 minggu. Selewat 24 minggu, kesalahannya berkisar 1-­2 minggu.

Bila ada perbedaan usia kehamilan sekitar 1 bulan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan USG serial (setiap 2 minggu). Ini diperlukan untuk menilai grafik pertumbuhan janin, apakah masih sesuai atau tidak. Penentuan usia kehamilan hanya berdasarkan satu kali pemeriksaan USG memiliki kesalahan yang relatif cukup besar. Apalagi nilai rujukan yang dipakai berdasarkan "perhitungan" dari luar negeri.

Letak sungsang ataupun letak lintang di bawah usia gestasi 36 minggu masih dapat dikatakan normal karena posisi janin masih dapat berubah-ubah. Bila setelah 36 minggu masih dijumpai kelainan letak, dapat saja dilakukan tindakan untuk memutar janin (misalnya versi luar). Asalkan alasannya, penolongnya maupun syarat untuk tindakan tersebut terpenuhi.

Sedangkan penyebab bayi kecil sangat beragam. Di antaranya faktor keturunan (genetika), gangguan nutrisi, penyakit ibu, kelainan rahim atau mungkin saja penyebabnya malah tidak diketahui.

Sementara keputihan bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit yang mendasarinya. Infeksi merupakan penyebab tersering dari keputihan, misalnya infeksi jamur (kandida albikans) atau infeksi bakteri (stafilokokus, E. Coli dan lainnya). Semua infeksi tentu saja harus diobati hingga sembuh karena kuman-kuman tersebut dapat mempengaruhi janin.

Views : 9071


blog comments powered by Disqus

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Back to top