News - Peristiwa

Titip Barang Hingga Burung (1)

titip 1.ok

PPS menetapkan uang jaminan agar para penitip menjemput peliharaannyan di waktu yang sudah disepakati. (Foto-Foto: Ester Sondang/NOVA)

Berkumpul bersama sanak saudara di kampung halaman saat Lebaran, memang sangat membahagiakan. Di sisi lain, rasa waswas kerap timbul: rumah dan barang-barang berharga aman atau tidak, si Meong dan si Guguk siapa yang memberi makan? Nah, informasi berikut bisa dijadikan masukan agar mudik benar-benar aman dan nyaman.
Ester Sondang

Binatang peliharaan bisa menimbulkan masalah saat ditinggal mudik. Mau dibawa, malah bikin repot. Ditinggal, tak ada yang mengurus. Padahal, tak sedikit binatang peliharaan yang harganya mencapai jutaan rupiah. Sayang kalau sampai mati merana gara-gara ditinggal mudik.

Solusinya, bisa “diindekoskan” untuk sementara waktu di tempat penitipan hewan peliharaan. Salah satunya terdapai di Pondok Pengayom Satwa Ragunan (PPS). Penitipan yang letaknya tidak jauh dari Rumah Sakit Hewan Jakarta ini, menerima penitipan anjing dan kucing peliharaan dari jenis ras apa pun. “Kami pastikan pelayanan di sini lebih baik, karena selain hewan diurus sekitar 24 pegawai, ada juga 3 dokter hewan yang siap siaga,” ujar Hadi Wibowo (35), salah seorang dokter hewan di PPS.

Selain ditarik biaya Rp 410 ribu untuk uang jaminan, biaya per hari

titip 2.ok

Drh Hadi Wibowo, salah satu dari tiga dokter yang ada di PPS.

untuk titip kucing dipatok Rp 36 ribu. Beda dengan biaya titip anjing yang ditentukan sesuai bobot si Guguk. “Kalau beratnya kurang dari 5 Kg, biayanya sama dengan kucing. Namun untuk yang bobotnya sampai 55 Kg, Rp 80 ribu per hari.” Perbedaan ini berdasar pertimbangan anjing yang lebih besar, “Makannya juga lebih banyak. Kamar pun lebih besar. ”

Tiap hewan titipan diberi kamar seluas sekitar 3x4 m. Khusus untuk anjing, setiap ruangan disediakan 2 kamar. Satu untuk tidur, lainnya untuk bermain. “Di sini kami punya 20 kamar untuk kucing dan lebih dari 40 kamar anjing.”

Yang unik, hewan yang dititipkan kerap dibawakan banyak barang oleh pemiliknya. “Ada yang dibawakan bantal, selimut, mainan, sampai makanannya. Kami, sih, tidak keberatan karena semua itu bisa mengurangi tingkat stres hewan itu.” Memang tidak sedikit binatang yang stres saat berada di tempat penitipan. Selain kaget dengan tempat baru, “Binatang juga punya perasaan. Ada yang merasa majikannya tidak sayang lagi dan menganggap mereka akan dibuang. Padahal, hanya dititipkan sebentar saja selama majikannya mudik.”

Nah, kalau ada hewan titipan yang stres, “Kami beri vitamin dan mengajaknya bermain. Kalau hewannya sampai sakit, baru saya akan menelepon pemiliknya dan meminta izin untuk melakukan perawatan,” tutur Bowo yang menyarankan, ada baiknya pemilik hewan mengenal tempat penitipan dengan baik untuk mengetahui sejauh mana tingkat kenyamanan, kebersihan, dan kesehatan di situ.

Views : 1405


blog comments powered by Disqus

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Back to top